Merentangkan tangan kemudian berputar-putar
Menikmati tetes demi tetes yang jatuh tepat di tubuhku , memejamkan mata dan menciptakan duniaku sendiri bersama sunyi kala itu
Tak ada yang dapat ku ajak berbincang kecuali rintikan hujan dan hembusan angin yang tak henti memintaku berkeluh kesah
Tanganku tak henti menadah
Menumpahkan segala pasrah
Ku bisikan pada hujan
Bahwa aku tak akan pernah berhenti
Menari bersamanya hingga ia reda
Mentari menyapa dan pelangi tiba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar